| Wednesday, March 16, 2005 |
| LUKA |
Apa yang akan aku lakukan? Apa yang dapat aku perbuat?
Teriring senyum yang getir mengisyaratkan, bahwa benar-benar engkau telah berlalu! Teriring doa menyatakan bahwa ini akhirnya... Akhir dari sebuah cerita yang sangat menjemukan.. memang.....sangat menjemukan...
Sedikit saja waktu yang tersisa hanya tuk ratapi semua.. Tak ada yang perlu aku sesali... Toh akhirnya engkau pergi juga.. meninggalkan puing-puing kegundahan hati..
Awan seolah mengelanyut diantara tiupan angin yang kencang.. Mataharipun enggan tuk tampakkan senyumnya yang polos.. Semua seolah mati binasa.. Teriring oleh kepahitan hatiku Bersemayam diantara dinding-dinding kepalsuan
Wahai dewi cinta?!
Terkutuklah engkau atas apa yang telah engkau lakukan Kau cabut selembar kebahagiaan demi kebahagiaan Kau renggut sehelai demi sehelai sisa-sisa senyumku... Kau campakkan diriku dalam lembah keputus asaan.. Kau hancurkan sebagian sisa jiwaku.....
Duhai Sang Maut?!
Ambil..... Ambil..., sebagian sisa hidup ini... Hidup yang tanpa arti ini.. Apalah arti hidup ini jika semua telah terenggut... Tak berarti dan akan terbengkalai begitu saja, seolah tak bernyawa.... Berkalang tanah..kurasa...
Cinta kadang terasa indah... Dan terkadang teramat menyakitkan... Mengapa aku harus bercinta jika akhirnya berlalu dengan kesedihan? Mengapa aku harus percaya dengan kekuatan cinta?
Perih, pedih, dan luka hati ini kan kubawa sampai mati.... Ku takkan bercinta lagi... Tak akan. |
posted by reredeny @ 10:23 PM  |
|
|
|
|
| my own destiny |
|
|
| Previous Post |
|
| Archives |
|
| Shoutbox |
|
|
| Links |
|
|
| contact me!! |

|
| Powered by |

|
|